Sabtu, 25 Agustus 2012

Kobarkan Semangat Ramadhan

Blog Risalah Islam

Alhamdulillah wa shalatu wa salaam ‘alaa Rasulillah. Amma ba’du.

Pembaca rahimahullah, mungkin masih segar dalam ingatan kita, betapa kaum muslimin bersemangat mengisi hari-hari di Bulan Ramadhan dengan berbagai aktifitas ibadah. Mungkin masih belum hilang dari memori kita, kegembiraan dan kenikmatan saat menyantap menu buka puasa. Mungkin masih terbayang dalam angan kita, keasyikan ketika melantunkan bacaan Al Qur’an di Bulan Ramadhan. Mungkin juga masih terpatri di benak kita indahnya menghidupkan malam Ramadhan dengan shalat malam.

Kini, waktu-waktu tersebut telah berlalu. Demikianlah sunnatulah, yang datang pasti akan berlalau, ada awal pasti ada akhir. Hari-hari Ramadhan telah meninggalkan kita. Bulan yang penuh berkah telah berlalu. Maka bagi orang-orang yang mengisinya dengan amalan ketaatan hendaknya bersyukur kepada Allah, dan bagi yang menyiakan-nyiakannya hendaknya segera menyesal dan bertaubat kepada Allah.

Pembaca yang budiman, kewajiban puasa Ramadhan baru saja kita laksanakan. Namun dengan berakhirnya Ramadhan, bukan berarti seorang mukmin terputus dari ibadah puasa. Syariat puasa tetap diperintahkan di luar Bulan Ramadahan. Diriwayatkan dari sahabat Abu Ayyub Al Anshari, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

من صامَ رمضانَ ثم أتْبَعه ستاً من شوالٍ كان كصيام الدهر

Barangsiapa berpuasa Ramadhan, lalu dilanjutkan dengan puasa enam hari di Bulan Syawal, maka seolah-olah dia berpuasa setahun penuh” (H.R Muslim)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :

ثلاث من كل شهر ورمضان إلى رمضان فهذا صيام الدهر كله

Puasa tiga hari dalam setiap bulan (Hijriyah), serta Ramadhan ke Ramadhan, semua itu seolah- olah berpuasa sethaun penuh” (H.R Muslim)

Selain itu juga disunnahkan untuk puasa pada hari Senin dan Kamis. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

كانَ النبيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يتَحَرَّى صيامَ الاثنين والخميس

Nabi shalllallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa menjaga puasa Senin dan Kamis

Begitu juga puasa-puasa sunnah yang lainnya seprti puasa Daud, puasa ‘Arafah, dan puasa ‘Asura (10 Muharram).

Pembaca yang budiman, malam-malam Ramadhan yang kita isi dengan shalat tarawih telah berlalu. Namun ibadah shalat malam tetap dianjurkan untuk rutin dikerjakan pada setiap malam. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

أفضلُ الصلاةِ بعد الفريضة صلاة الليل

Sebaik-baik shalat setelah ahalat wajib adalah shalat malam “ (H.R Muslim)

Lihatlah contoh Nabi kita yang mulia shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dirirwayatkan dari Al Mughirah bin Syu’bah, dia berkata : “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sungguh-sungguh dalam melakukan shalat malam sehingga kedua telapak kaki beliau bengkak. Pada saat hal ini dtanyakan, beliau menjawab:

أفَلاَ أكونُ عبداً شكوراً؟

Bukankah seharusnya akau menjadi hamba yang banyak bersyukur? “ (H. R Bukhari).

Pembaca yang budiman, hari-hari di Bulan Ramadhan yang banyak kita isi dengan membaca Al Qura’an telah berlalu. Namun demikian, bukan berarti kita meninggalkan membaca Al Qura’an di luar bulan Ramadhan. Rasulullah shallallu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kita untuk memperbanyak membaca Al Qur’an tidak hanya di Bulan Ramadhan saja. Beliau shallallau ‘alaihi wa sallam bersabda :

اقْرَؤوا القُرآنَ فإنه يأتي يومَ القيامةِ شفيعاً لأصحابهِ

Bacalah Al Qur’an! Sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat senbagai pemberi syafa’at bagi pembacanya“ (H.R Muslim).

Perhatikan pahala yang dijanjikan oleh Nabi kita bagi orang yang membaca Al Qur’an dalam hadits berikut :

من قَرأ حرفاً من كتاب الله فَلَهُ به حَسَنَةٌ، والحسنَةُ بعشْر أمْثالها

Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah, maka ia mendapat satu kebaikan. Dan satu kebaikan akan dibalas sebanyak sepuluh kali lipat” (H.R Tirmidzi)

Pembaca yang budiman, mungkin sudah banyak harta yang sudah kita sedekahkan di Bulan Ramadhan. Kini masa itu telah lewat. Namun demikian, bukan berarti kita berhenti dalam memberikan sedekah. Kita tetap diperintahkan untuk memperbanyak sedekah meskipun di luar Bulan Ramadhan. Perhatikan janji dari Allah Ta’ala dalam ayat berikut :

إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضاً حَسَناً يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ

Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak “ (Al Hadid :18).

Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam juga bersabda :

والصدقة تطفىء الخطيئة كما تطفىء الماء النار

Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air dapat memadamkan api “ (H.R Tirmidzi)

Pembaca yang budiman, di Bulan Ramadhan banyak majelis ilmu yang bisa kita hadiri. Ada kultum ba’da subuh, kultum menjelang tarawih, kajian jelang buka puasa, dan majelis pengajian yang lainnya. Seiring berakhirnya Bulan Ramadhan, bukan berarti berakhir pula kegiatan kita menuntut ilmu. Ketahuilah saudaraku, menuntu ilmu adalah kewajiban setiap muslim. Nabi kita yang mulia shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

طلب العلم فريضة على كل مسلم

Menurut ilmu adalah kewajiban setiap muslim “ (H.R Ibnu Majah)

Kebutuhan kita akan ilmu sangatlah urgen, melebihi kebutuhan kita terhadap makan dan minum. Dengan berilmu, seseorang akan mendapatkan banyak kebaikan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

من يرد الله به خيرا يفقهه في الدين

Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, maka Allah akan memahamkan baginya ilmu agama” (H.R Bukhari dan Muslim)

Pembaca yang budiman, berakhirnya Bulan Ramadhan bukan berarti berakhir pula aktifitas-aktifitas ibadah kita. Mestinya kita tetap semangat dalam mengisi hari-hari kita dengan ibadah kepada Allah seperti pada hari-hari Ramadhan. Memang Ramadhan tahun ini telah berakhir, namun amalan seorang mukmin tidak akan pernah berakhir sebelum maut datang menjemput. Allah Ta’ala berfitman :

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِين

Dan beribadahlah kepada Rabb-mu sampai datang kepadamu al yaqin (ajal)” ( Al Hijr :99)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya dan janganlah kalian meninggal melainkan dalam keadaan beragama Islam “ (Ali ‘Imran:102)

Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :

إذا مات العبدُ انقطعَ عملُه

Jika seorang hamba meninggal, maka terputuslah amalnya

Dalam hadits di atas, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menjadikan adanya batas waktu tertentu untuk selesai beramal, kecualai dengan datangnya kematian.

Semoga Allah Ta’ala menerima amalan- amalan kita di Bulan Ramadhan. Kita juga berdoa semoga Allah senantiasa memberikan taufik kepada kita untuk senantiasa bersemangat dalam melakasanakan ibadah selepas Ramadhan. Wallahul musta’an.

Semoga ini menjadi renungan bagi kita semua.

Alhamdulillahilladzi bini’matihi tatimush shaalihat.

Referensi : Majaalis Syahri Ramadhan karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah dengan beberapa tambahan.

Penulis: Dr. Adika Mianoki
Sumber Artikel Oleh: Muslim.Or.Id

 

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan kirim Email untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit.

Delivered by FeedBurner

Kamis, 31 Mei 2012

Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiiq


Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiiq

  1. Nasabnya
    Ibnu Sa’ad menyebutkan dalam kitab Thabaqaat-nya, bahwa nasab Abu
    Bakar Ash-Shiddiiq adalah sebagai berikut :
    Abu Bakar Ash-Shiddiq namanya adalah ‘Abdullah bin Abu Quhaafah, (Abu
    Quhaafah) nama aslinya adalah ‘Utsman bin ‘Aamir bin ‘Amr bin Ka’ab bin
    Sa’ad bin Taim bin Murrah. Ibunya Abu Bakar adalah Ummul Khair, nama
    aslinya adalah Salma binti Shakhr bin ‘Aamir bin Ka’ab bin Sa’ad bin Taim
    bin Murrah. [Thabaqaat Ibnu Sa’ad juz 3, hal. 169]

  2. Keislamannya

    Abu Bakar adalah orang laki-laki yang pertama kali masuk Islam setelah
    mendapatkan da’wah Nabi SAW. Adapun Khadijah istri Nabi SAW adalah
    orang yang pertama kali masuk Islam dari kalangan wanita. ‘Ali bin Abu
    Thalib adalah orang yang pertama kali masuk Islam dari kalangan anakanak.
    Dan Zaid bin Haritsah adalah orang yang pertamakali masuk Islam
    dari golongan budak. Keislaman Abu Bakar banyak membawa berkah bagi kaum muslimin.
    Dengan da’wah beliau maka masuk Islam pula ‘Abdur Rahman bin ‘Auf,
    Sa’ad bin Abi Waqqash, ‘Utsman bin ‘Affan, Zubair bin ‘Awwam dan
    Thalhah bin ‘Ubaidillah RA. Di awal keislamannya dia menginfaqkan
    hartanya di jalan Allah sebanyak 4.000 dirham, dia banyak memerdekakan
    budak yang disiksa tuannya karena keislamannya. Diantaranya adalah Bilal
    bin Rabah RA. Dia selalu mengikuti Rasulullah SAW selama di Makkah,
    dan dialah yang mengiringi Rasulullah SAW ketika hijrah ke Madinah dan
    dia yang menemani Rasulullah SAW ketika bersembunyi dalam gua Tsur
    dalam perjalanan hijrah, hingga sampai di kota Madinah. Dan dia selalu
    mengikuti perang bersama Rasulullah SAW, pada perang Badar, perang
    Uhud, perang Khandaq, ketika penaklukan kota Makkah, perang Hunain
    dan perang Tabuk.
    Ibnu Sa’ad meriwayatkan dalam kitab Thabaqaatnya :

    Dahulu Abu Bakar seorang pedagang yang terkenal, kemudian ketika Nabi
    SAW diutus (diangkat menjadi Nabi), Abu Bakar ketika itu mempunyai uang
    4.000 dirham, lalu dengan uang itu dia memerdekakan budak dan untuk
    menguatkan kaum muslimin. Dan ketika tiba di Madinah, dia mempunyai
    uang 5.000 dirham, kemudian dengan uang itu ia perbuat sebagaimana
    ketika di Makkah. [Thabaqaat Ibnu Sa’ad juz 3, hal. 172]
    Abu Bakar adalah orang yang paling mudah menerima Islam.
    Diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas, Nabi SAW bersabda :

    Tidak ada seorangpun yang aku ajak bicara tentang Islam (untuk masuk
    Islam) melainkan ia enggan dan membantah, kecuali Ibnu Abi Quhaafah
    (Abu Bakar), karena tidaklah aku mengatakannya sesuatu kepadanya
    melainkan ia pasti menerimanya dan betul-betul melaksanakannya.
    [Ahsanul Qashash juz 3, hal. 11]
    Di dalam riwayat lain disebutkan :

    Rasulullah SAW bersabda, “Apakah kalian akan meninggalkan shahabatku
    ? Sesungguhnya aku pernah menyeru, “Hai para manusia, sesungguhnya
    aku adalah utusan Allah kepada kalian semua. Lalu kalian mengatakan,
    “Kamu bohong”. Sedang Abu Bakar berkata, “Engkau benar”. [Ahsanul
    Qashash juz 3, hal. 11]
    Ibnu Hisyam menyebutkan di dalam Tarikhnya, sebagai berikut :

    Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah aku mengajak masuk Islam kepada
    seseorang pun, melainkan ia pasti tidak segera menerimanya, masih pikirpikir
    dan ragu-ragu, melainkan Abu Bakar bin Abu Quhaafah, dia tidak perlu
    pikir-pikir dulu ketika aku mengajaknya masuk Islam, dan dia tanpa raguragu.
    [Ibnu Hisyam juz 2, hal. 91]
    Dan Abu Bakar selalu membela Nabi SAW sejak di Makkah. Bukhari
    meriwayatkan sebagai berikut :

    Dari 'Urwah bin Zubair, ia berkata : Aku pernah bertanya kepada 'Abdullah
    bin 'Amr tentang perbuatan yang paling keras yang dilakukan kaum
    musyrikin kepada Rasulullah SAW. Maka dia menjawab; "Aku pernah
    melihat 'Uqbah bin Abu Mu'aith mendatangi Nabi SAW saat beliau sedang
    shalat, lalu dia meletakkan selendangnya pada leher beliau lalu dia
    mencekiknya dengan sekuat-kuatnya. Kemudian Abu Bakar datang lalu
    melepaskan Nabi SAW seraya berkata, "Apakah kalian akan membunuh
    seseorang karena dia mengatakan “Tuhan ku adalah Allah?”. Sungguh dia
    telah datang dengan membawa keterangan-keterangan yang jelas dari
    Tuhan kalian". [HR. Bukhari juz 4, hal. 197]
    Abu Bakar adalah shahabat Nabi SAW yang rajin beribadah dan sangat
    dermawan. Diriwayatkan dalam sebuah hadits sebagai
  3. berikut :

    Dari Abu Hurairah, ia berkata, “Rasulullah SAW pernah bertanya (kepada
    para shahabat), “Siapakah diantara kalian pada hari ini yang sejak pagi
    berpuasa ?” Abu Bakar menjawab, “Saya”. Rasulullah SAW bertanya lagi,
    “Siapakah diantara kalian pada hari ini yang sudah memberi makan orang
    miskin ?”, Abu Bakar menjawab, “Saya”. Rasulullah SAW bertanya lagi,
    “Siapakah diantara kalian yang hari ini sudah mengantarkan jenazah ?”.
    Abu Bakar menjawab, “Saya”. Rasulullah SAW bertanya lagi, “Siapakah
    diantara kalian pada hari ini yang sudah menjenguk orang sakit ?”. Abu
    Bakar menjawab, “Saya”. Lalu Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah
    perbuatan-perbuatan ini terkumpul pada seseorang melainkan dia akan
    masuk surga”. [HR. Ibnu Khuzaimah di dalam shahihnya, juz 3, hal. 304]
    Dan Rasulullah SAW juga bersabda :

    Sesungguhnya orang yang paling setia kepadaku dalam hal harta maupun
    berkawan adalah Abu Bakar. Seandainya aku boleh mengambil seorang
    kekasih, niscaya aku memilih Abu Bakar sebagai kekasihku. Akan tetapi
    yang ada adalah persaudaraan Islam.”. [HR. Muslim juz 4, hal. 1854]


  4. Para istri dan putra-putri Abu Bakar RA.

    Para istri Abu Bakar :
  1. Qutailah binti ‘Abdul ‘Uzza,
  2. Ummu Rumaan binti
    ‘Aamir,
  3. Asma’ binti Umais, dan
  4. Habiibah binti Khoorijah.
Adapun putri-putri Abu Bakar :
  1. ‘Abdullah,
  2. Asma’,
  3. ‘Abdur Rahman,
  4. ‘Aisyah (istri Nabi SAW).
  5. Muhammad,
  6. Ummu Kultsum.

    Abu Bakar menikahi Qutailah binti Abdul ‘Uzza, Ummu Rumaan binti ‘Aamir,
    Asma’ binti ‘Umais dan Habiibah binti Khooriyah. Ibnu Sa’ad meriwayatkan
    di dalam kitab Thabaqaat nya sebagai berikut :

    Abu Bakar mempunyai putra bernama ‘Abdullah dan putri bernama Asmaa’
    dzaatun Nithaaqain, yang terlahir dari istri Abu Bakar yang bernama
    Qutailah binti ‘Abdul Uzza bin ‘Abdi As’ad bin Nadlr binMalik bin Hislin bin
    ‘Aamir bin Lu’aiy.

    Dan dia mempunyai putra bernama ‘Abdur Rahman dan putri bernama
    ‘Aisyah (istri Nabi SAW) yang terlahir dari istri Abu Bakar yang bernama
    Ummu Rumaan binti ‘Aamir bin ‘Uwaimir bin Abdi Syamsin bin ‘Attaab bin
    Adziinah bin Subai’ bin Duhmaan bin Al-Haarits bin Ghanmin bin Maalik bin
    Kinaanah. Dan ada yang mengatakan Ummu Rumaan nasabnya sebagai
    berikut : Ummu Rumaan binti ‘Aamir bin ‘Umairah bin Dzuhl bin Duhmaan
    bin Al-Haarits bin Ghanmin bin Maalik bin Kinaanah.

    Dan dia mempunyai putra bernama Muhammad bin Abu Bakar, yang
    terlahir dari istrinya Abu Bakar yang bernama Asmaa’ binti ‘Umais bin
    Ma’add bin Taim bin Al-Haarits bin Ka’ab bin Maalik, bin Kuhaafah bin
    ‘Aamir bin Maalik, bin Nasr bin Wahbillah bin Syahraan bin ‘Ifris bin Half bin
    Aftal, yaitu Khots’am.

    Dia mempunyai puteri bernama Ummu Kultsum binti Abu Bakar, yang
    terlahir dari istrinya yang bernama Habiibah binti Khoorijah bin Zaid bin Abi
    Zuhair dari Bani Al-Haarits bin Al-Khozroj. [Thabaqaat Ibnu Sa’ad juz 3, hal.
    169]

    Di dalam Kitab Ahsanul Qashash disebutkan bahwa Abu Bakar, dulu
    namanya adalah ‘Abdul Ka’bah. Kemudian Rasulullah SAW
    menamakannya ‘Abdullah, dan dia diberi laqaban ‘Atiiq, karena Nabi SAW
    melihat kepadanya, lalu bersabda, “Haadzzaa ‘atiiqun minan naar”. (Ini
    terbebas dari neraka). Di dalam riwayat lain disebutkan (Nabi SAW
    bersabda), “Barangsiapa ingin melihat orang yang terbebas dari neraka,
    maka lihatlah kepada Abu Bakar”.
    Dan di dalam haditsnya ‘Aisyah RA disebutkan bahwa Abu Bakar datang
    kepada Rasulullah SAW, lalu Rasulullah SAW bersabda, “Hai Abu Bakar,
    kamu adalah orang yang dibebaskan oleh Allah dari neraka”. Maka sejak
    hari itu ia dinamakan ’Atiiq. [Ahsanul Qashash juz 3, hal. 7]
    Ibnu Hisyam berkata : Abu Bakar, namanya adalah ‘Abdullah, dan dia diberi
    laqaban ‘Atiiq (yang terbebas dari cela) karena memiliki wajah yang
    tampan. [Ibnu Hisyam juz 2, hal. 89]
    Zamakhsyariy berkata : Kemungkinan beliau diberi kunyah Abu Bakar
    karena bersegera melakukan perbuatan-perbuatan yang terpuji. [Sirah
    Halabiyah juz 1, hal. 390]

    Abu Bakar juga mendapat laqaban Ash-Shiddiiq, karena dia adalah orang
    yang cepat membenarkan apa saja yang dikatakan oleh Rasulullah SAW.
    Abu Bakar Ash-Shiddiiq RA dilahirkan di Makkah dua tahun setelah
    kelahiran Nabi SAW, maka beliau lebih muda dari pada Nabi SAW.

SUMBER Brosur MTA no : 1539/1579/SI

Semoga Artikel ini Bermanfaat, luwakkan waktu untuk mengisi form komentar dan saran anda.

Kisah Panjang Nabi Ibrahim di Al-Qur'an

Kisah Panjang Nabi Ibrahim di Al-Qur'an



Seluruh pujian hanya milik Allah SWT, sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya yang selalu hidup menempuh jalan hidatah-Nya.
Ujian terbesar manusia dalam mengarungi kehidupan di dunia adalah ke-Tauhidan, yaitu Meng-Esakan Allah Tuhan Semesta Alam, Tuhan Yang Esa, Tuhan Yang Maha Mulia dan Maha Tinggi, Tuhan Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang.
Syaitan, Iblis dari golongan jin senantiasa membisikkan sangka-sangka, keragu-raguan, kesesatan kedalam hati manusia tentang Ketauhidan. Sebagaimana firman Allah :



yang artinya;

Dan mereka adakan (hubungan) nasab antara Allah dan antara Jin. Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka benar-benar akan diseret (ke neraka), (QS. 37:158)
Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan, (QS. 37:159)




Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat:”Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?” (QS. 34:40)
Malaikat-malaikat itu menjawab:”Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu”. (QS. 34:41)



Yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala, dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah syaitan yang durhaka, (QS. 4:117)



Dan mereka (orang-orang Musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong (dengan mengatakan): “Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan”, tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan. (QS. 6:100)
Dia pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu. (QS. 6:101)
.
Iblis, Syaitan dengan bala tentaranya dari golongan jin dan manusia menyerang umat manusia yang hidup di muka bumi ini dengan penyakit hati yang paling fatal, yaitu kemusyrikan. Namun Allah Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang selalu mengirim Nabi dan Rasul-Nya untuk membimbing manusia-manusia yang ingin selalu berbakti kepada-Nya.
.
1. Nabi Ibrahim Imam Para Ahli Tauhid
.
Allah SWT telah menjadikan Nabi Ibrahim sebagai Imam (pemimpin) seluruh Ahli Tauhid di jaman nya hingga hari qiyamat, Sebagai panutan untuk seluruh manusia jamannya hingga hari Qiyamat agar manusia selalu meng-Esakan Allah SWT



Dan (Ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhan-nya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia”. Ibrahim berkata:”(Dan saya mohon juga) dari keturunanku. Allah berfirman: “Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim”. (QS. 2:124)


Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan), (QS. 16:120)
.
Allah telah menjadikan Rasulullah Muhammad SAW, sebagai Nabi yang dijanjikan atas do’a yang di doakan Nabi Ibrahim kepada Allah SWT, Dan Rasulullah Muhammad SAW adalah Nabi yang dikatakan oleh Allah sebagai pelanjut Nabi Ibrahim dalam meng-Esakan Allah SWT
.

Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik”. (QS. 3:67)
Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman. (QS. 3:68)

.
Segala puji hanyalah milik Allah SWT, Allah telah mencurahkan kepada semesta Alam Karunianya agar manusia terbebas dari belenggu tipu daya syaitan dan Iblis laknatullah dengan cara menjauhi bisikan syaitan dan kemudian mengikuti utusan-utusan Allah yang diberi petunjuk kepada mereka dengan lurus dan kuat.
.
2. Kisah Nabi Ibrahim Sewaktu Muda.
.
Segala puji hanya Milik Allah, Allah-lah yang berkehendak menyelamatkan manusia, ketika zaman memasuki zaman kegilaan menyembah berhala-berhala, dari sulbi seorang penyembah berhala telah Allah lahirkan seorang manusia yang ditunjuki Allah untuk mengesakan-Nya dialah Nabi Ibrahim, sebagaimana dalam firman Allah


yang artinya:
.
Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya Aazar:”Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai ilah-ilah. Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata”. (QS. 6:74)
Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) dilangit dan dibumi, dan ( Kami memperlihatkannya) agar Ibrahim itu termasuk orang-orang yang yakin. (QS. 6:75)
Ketika malam menjadi gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata:”Inilah Tuhanku” Tetapi tatkala bintang itu tenggelam dia berkata:”Saya tidak suka kepada yang tenggelam”. (QS. 6:76)
Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit dia berkata:”Inilah Tuhanku”. Tetapi setelah bulan itu tenggelam dia berkata:”Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang-orang yang sesat”. (QS. 6:77)
Kemudian tatkala dia melihat matahari terbit dia berkata:”Inilah Tuhanku, ini yang lebih besar”, maka tatkala matahari itu telah terbenam, dia berkata:”Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan. (QS. 6:78)
Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada (Tuhan) yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang termasuk mempersekutukan-Nya. (QS. 6:79)
.
Demikian jalan hidup Nabi Ibrahim, anak dari seorang penyembah berhala, namun Allah telah menunjukinya untuk menjadi panutan bagi orang-orang dikemudian hari dalam hidup lurus menyembah dan berbakti kepada Allah Tuhan Semesta Alam, Tuhan yang Maha Esa.
.
3. Kisah Nabi Ibrahim Dibakar Hidup-Hidup
.
Disegenap rentang zaman para orang-orang yang mengajak kepada Tauhid (meng-Esakan Allah ) selalu saja menghadapi tantangan yang besar dan dahsyat. Syaitan, Iblis dan bala tentaranya selalu saja menggalang kekuatan untuk melawan ajakan kepada Tauhid. Sebagaimana kisah besar Nabi Ibrahim di jamannya pun menghadapi tantangan yang sangat besar, yaitu dibakar hidup-hidup oleh kaumnya
.

Mereka berkata:”Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim”. (QS. 21:60)
Mereka berkata:”(Kalau demikian) bawalah dia dengan cara yang dapat dilihat orang banyak, agar mereka menyaksikan”. (QS. 21:61)
Mereka bertanya:”Apakah kamu, yang melakukan perbuatan ini terhadap ilah-ilah kami, hai Ibrahim?” (QS. 21:62)

Ibrahim menjawab:”Sebenarnya patung yang besar itu yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara” (QS. 21:63)
Maka mereka telah kembali kepada kesadaran mereka dan lalu berkata:”Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang menganiaya(diri sendiri)”, (QS. 21:64)
kemudian kepala mereka jadi tertunduk (lalu berkata):”Sesungguhnya kamu(hai Ibrahim) telah mengetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara”. (QS. 21:65)

Ibrahim berkata:”Maka mengapakah kamu menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfa’at sedikitpun dan tidak(pula) memberi mudharat kepada kamu” (QS. 21:66)
Ah (celakalah) kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah. Maka apakah kamu tidak memahami (QS. 21:67)

Mereka berkata:”Bakarlah dia dan bantulah ilah-ilah kamu, jika kamu benar-benar hendak bertindak”. (QS. 21:68)
Kami berfirman:”Hai api menjadi dinginlah, dan menjaddi keselamatanlah bagi Ibrahim”, (QS. 21:69)
mereka hendak berbuat makar terhadap Ibrahim, maka Kami menjadikan itu mereka orang-orang yang paling merugi. (QS. 21:70)

.
Allah telah menolong dan menyelamatkan Nabi Ibrahim, dengan pertolongan yang tidak dapat disangka-sangka oleh manusia, Allah selamatkan Nabi Ibrahim dari maker terburuk umatnya dan Allah selamatkan Nabi Ibrahim sehingga tetap hidup untuk menuntun manusia ke jalan yang benar.
Orang-orang yang telah tersesat dalam beribadah tidak mudah untuk menerima peringatan dari ahli Tauhid, mereka sudah mendapatkan keuntungan dari perbuatan syirik yang telah mereka lakukan sebagaimana firman Allah


yang artinya
.
Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya, (dan Allah berfirman):”Hai golongan jin (syaitan), sesungguhnya kamu telah banyak (menyesatkan) manusia”, lalu berkatalah kawan-kawan mereka dari golongan manusia:“Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian dari pada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami”. Allah berfirman:”Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal didalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)”. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. (QS. 6:128)

Kenikmatan-kenikmatan yang telah diberikan oleh syaitan menjadi penghalang bagi orang-orang musyrik untuk kembali kepada aqidah Tauhid, Demikian lah keadaan di seluruh zaman, orang-orang penyeru kepada Tauhid senantiasa menghadapi tantangan yang besar dari orang-orang ahli kemusyrikan.
.
4. Ujian Nabi Ibrahim di Masa Usia Senja
.
Nabi Ibrahim terkenal dengan sebutan khalilullah (kekasih Allah), yang ditunjuki oleh Allah dan mendapatkan berbagai ujian-ujian besar untuk membuktikan akan cintanya kepada Allah SWT.
Disaat usia semakin uzur beliau memohon anak untuk dapat melanjutkan tugas KeNabian, untuk menunjuki umat manusia dalam memegang Tauhid, namun Allah mengujinya dengan ujian yang sangat berat namun itulah ujian yang penuh dengan kebijaksanaan Allah dan penuh dengan Kasih Sayang-Nya.
.


Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. (QS. 37:100)
Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar. (QS. 37:101)

Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata:”Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab:”Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. (QS. 37:102)
Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya). (QS. 37:103)
Dan Kami panggillah dia:”Hai Ibrahim, (QS. 37:104)
sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu”, sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS. 37:105)
Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. (QS. 37:106)

Dan Kami tebus anak itu dengan dengan seekor sembelihan yang besar. (QS. 37:107)
Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (QS. 37:108)
(yaitu) “Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim”, (QS. 37:109)
Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS. 37:110)

Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman. (QS. 37:111)
Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishaq seorang Nabi yang termasuk orang-orang yang saleh. (QS. 37:112) 


Nabi Ibrahim telah membuktikan kebenaran cintanya yang sangat besar kepada Allah,melaksanakan perintah Allah yang nampak tidak masuk aqal, namun sebanarnya hanyalah ujian tentang kecintaannya kepada Allah, dan kemudian Allah karuniakan kepadanya anak-anak turun yang selalu mendapat petunjuk untuk selalu meng-Esakan Allah SWT.
.
5. Nabi Ibrahim Kekasih Allah Yang Memiliki Do’a Ijabah
.
Betapa ujian yang bertubi-tubi telah Allah berikan kepada Nabi Ibrahim untuk menguji tentang kesetian dan cintanya kepada Allah, Allah SWT telah menunjukinya sejak Muda, dan menuntunnya untuk menjadi imam bagi segenap manusia hingga zaman kita zaman Modern ini, zaman akhir, zaman menuju hari-hari terakhir alam semesta.
Allah telah mengaruniai kerajaan kepada Nabi Ibrahim, kerajaan itu tidak berpusat di Istana namun berpusat di tempat-tempat ibadah, yang diisi dengan manusia-manusia yang memiliki akhlaq yang mulia, akhlaq yang dicintai Allah SWT.
.


Ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia yang Allah telah berikan kepadanya Sesungguhnya Kami telah memberikan Kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar. (QS. 4:54)
.
Do’a do’a Nabi Ibrahim banyak yang dikabulkan oleh Allah di dunia ini, dan Allah telah mengaruniakan anak turun yang masuk dalan jajaran Nabi-Nabi termasuk Nabi kita Muhammad SAW
.


Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail:”Bersihkanlah rumah-ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i’tikaf, yang ruku’, dan yang sujud. (QS. 2:125)
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdo’a:”Ya Tuhan-ku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman:”Dan kepada orang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali”. (QS. 2:126)
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah beserta Ismail (seraya berdo’a):”Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. 2:127)
Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak-cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (QS. 2:128)
Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al-Kitab (al-Qur’an) dan hikmah serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 2:129)
.
Ibadah Haji dan Ibadah Qurban merupakan Ibadah yang dijalankan mengikuti jalan-jalan Nabi Ibrahim dalam Taqorub kepada Allah, Ibadah yang ditujukan untuk menguatkan Aqidah umat manusia dalam ber-Tauhid kepada Allah SWT.
.

 Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Ya’qub kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebahagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, dan Harun. Demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik, (QS. 6:84)
dan Zakaria, Yahaya, ‘Isa, dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang saleh, (QS. 6:85)
dan Ismail, Ilyasa’, Yunus, dan Luth masing-masingnya kami lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya), (QS. 6:86)
(dan Kami lebihkan pula derajat) sebahagian dari bapak-bapak mereka, keturunan mereka, dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi Nabi-Nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus. (QS. 6:87)
Itulah petunjuk Allah yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. (QS. 6:88)
.
Demikian sederet panjang manusia-manusia yang selalu mengajak manusia kejalan Tauhid, namun selalu saja ajakan yang menyelamatkan itu berhadapan dengan orang-orang penyembah berhala yang mereka sudah mendapatkan kenikmatan dengan menyembah berhala itu.
Namun manusia perlu berpikir panjang dan jauh, siapakah yang telah menciptakan dirinya, dan apa tujuan dirinya itu diciptakan. Semoga Allah menunjuki kita untuk teguh di jalan-jalan Ketauhidan, Jalan orang-orang yang tunduk patuh kepada Allah Tuhan semesta Alam, Tuhan seluruh langi dan bumi, Tuhan Yang Maha Agung.
Sederet ujian akan dihadapkan kepada tiap manusia yang hidup di muka bumi, tentang kebenaran cintanya kepada Allah SWT, namun bila setiap insan menyadari dengan benar akan kehendak Allah maka mereka itulah yang lulus dalam ujian sebagaimana firman-Nya
.


Katakanlah:”Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus, (yaitu) agama yang benar; agama Ibrahim yang lurus; dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik”. (QS. 6:161)
Katakanlah:”Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam, (QS. 6:162)
tiada sekutu baginya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)”. (QS. 6:163)

.
Inilah hati yang bersih, hati yang taslim,hati yang lurus dalam menempuh kehidupan, tiadalah tujuan kita dihidupkan untuk selalu beribadah kepada Allah, ta’at tunduk patuh kepada Allah, selalu berbuat yang di ridhoi Allah dan demikianlah Qolbin Salim (hati yang berserah diri pada Allah). Mari kita tekun meniti jalan-jalan yang telah ditempuh Nabi Ibrahim Wallahu a’lam.

Artikel ini di kutip 100% dari Mta-online.com dan Ilmu Enjoy
yang berjudul  Tulisan Panjang Kisah Nabi Ibrahim di Al-Qur’an

Semoga Artikel ini Bermanfaat.

Putra-putri Rasulullah SAW


Putra-putri Rasulullah SAW

Dari pernikahan beliau dengan Khadijah, beliau mendapatkan 6 anak :
  1. Al-Qasim
  2. Zainab
  3. Ruqayyah
  4. Ummu Kultsum
  5. Fathimah
  6. ‘Abdullah (yang disebut juga Ath-Thayyib dan Ath-Thahir)

Itulah putra-putri beliau yang lahir dari Khadijah. Adapun dari pernikahan beliau dengan istri-istri yang lain, beliau tidak mendapatkan putra. Namun dari Mariyah Al-Qibthiyah beliau mendapatkan seorang putra yang
bernama Ibrahim. Jadi putra-putri Nabi SAW semuanya berjumlah 7 orang. Perlu diketahui bahwa putra Rasulullah SAW yang laki-laki semuanya meninggal ketika masih kecil. Adapun putra beliau yang perempuan,
meninggalnya setelah dewasa dan sudah bersuami. Ketika Rasulullah SAW wafat, beliau hanya meninggalkan seorang anak perempuan, yaitu Fathimah, istri ‘Ali bin Abu Thalib.

  1. Al-Qasim Al-Qasim dilahirkan di Makkah sebelum Nabi SAW diangkat menjadi Nabi, dan ia adalah putra yang pertama beliau. Oleh karena itu beliau biasa dipanggil dengan Abul Qasim (ayahnya Qasim). Namun ia meninggal ketika masih kecil.


  2. Zainab Zainab dilahirkan di Makkah pada waktu Nabi SAW belum menjadi Nabi. Setelah dewasa, Zainab dinikahkan dengan Abul ‘Ash bin Rabi’, yang nama aslinya adalah Laqih. Ketika Nabi SAW diangkat menjadi Nabi dan menyiarkan agama Islam, maka Zainab pun masuk Islam, sedangkan suaminya tidak mau masuk Islam, bahkan memusuhi Nabi SAW dan ummat Islam. Setelah Nabi SAW hijrah ke Madinah, maka Zainab pun ikut hijrah. Ketika terjadi perang Badar, Abdul ‘Ash ikut menjadi tentara kaum musyrikin dan akhirnya ia menjadi tawanan kaum muslimin. Setelah ia dibebaskan, akhirnya iapun masuk Islam, maka Zainab kembali menjadi istri Abul ‘Ash dengan nikah yang pertama (tidak dinikahkan lagi).Zainab wafat di Madinah pada tahun 8 Hijriyah.


  3. Ruqayyah Ruqayyah dilahirkan di Makkah, ketika Nabi SAW belum manjadi Nabi. Setelah dewasa, ia dinikahkan dengan ‘Utbah bin Abu Lahab. Setelah Nabi SAW diangkat menjadi Nabi, maka Abu Lahab sangat menentang dan memusuhi Nabi SAW. Atas desakan dari Abu Lahab, maka ‘Utbah menceraikan Ruqayyah. Kemudian Rasulullah SAW menikahkan Ruqayyah dengan ‘Utsman bin ‘Affan. Dan iapun ikut hijrah ke Madinah. Ruqayyah wafat di Madinah pada tahun 2 Hijriyah, ketika Nabi SAW kembali dari perang Badar.


  4. Ummu Kultsum
    Ummu Kultsum dilahirkan di Makkah pada waktu Nabi SAW belum menjadi Nabi. Setelah dewasa, ia dinikahkan dengan ‘Utaibah bin Abu Lahab (adiknya ‘Utbah bin Abu Lahab). Setelah Nabi SAW diangkat menjadi Nabi, maka Abu Lahab sangat menentang dan menyusuhi Nabi SAW. Atas desakan Abu Lahab, maka ‘Utaibah menceraikan Ummu Kultsum. Dengan demikian Ummu Kultsum nasibnya sama dengan Ruqayyah. Kemudian ia ikut hijrah ke Madinah. Setelah Ruqayyah wafat, maka Nabi SAW menikahkannya dengan ‘Utsman bin ‘Affan. Oleh sebab itu maka ‘Utsman bin ‘Affan diberi gelar Dzun Nuuraini (yang mempunyai dua cahaya), karena dua kali menjadi menantu Nabi SAW. Ummu Kultsum wafat pada tahun 9 Hijriyah.


  5. Fathimah
    Fathimah dilahirkan di Makkah ketika Nabi SAW belum menjadi Nabi, yaitu pada waktu beliau berusia 35 tahun. Ketika itu kaum Quraisy sedang sibuk membangun Ka’bah yang rusak karena dilanda banjir. Setelah dewasa ia dinikahkan dengan ‘Ali bin Abu Thalib. Pernikahan Fathimah dengan ‘Ali bin Abu Thalib terjadi pada bulan Dzulhijjah tahun 2 Hijriyah. Ketika Rasulullah SAW wafat, maka Fathimah adalah satu-satunya putri beliau yang masih hidup. Fathimah wafat pada 6 bulan setelah wafatnya Nabi SAW, yaitu pada tanggal 3 Ramadlan tahun 11 Hijriyah.


  6. ‘Abdullah
    ‘Abdullah dilahirkan di Makkah. Ada yang mengatakan ia dilahirkan ketika Nabi SAW sudah diangkat menjadi Nabi. Ia diberi gelar Ath-Thayyib dan Ath-Thahir. ‘Abdullah meninggal ketika masih kanak-kanak. 7. Ibrahim Ibrahim dilahirkan di Madinah pada tahun 8 Hijriyah. Ia dilahirkan dari seorang ibu bernama Mariyah Al-Qibthiyah. Ibrahim meninggal ketika masih kecil, ketika baru berumur 18 bulan. Ketika itu terjadi gerhana matahari. Demikianlah putra-putri Nabi SAW.
Para cucu Rasululah SAW

Semua cucu Rasulullah SAW adalah keturunan dari putri beliau, karena putra beliau yang laki-laki semuanya meninggal ketika masih kecil. Cucu

Nabi SAW adalah sebagai berikut :
  1. ‘Ali bin Abul ‘Ash
  2. Umaamah binti Abul ‘Ash
  3. ‘Abdullah bin ‘Utsman bin ‘Affan
  4. Hasan bin ‘Ali bin Abu Thalib
  5. Husain bin ‘Ali bin Abu Thalib
  6. Muhsin bin ‘Ali bin Abu Thalib
  7. Zainab binti ‘Ali bin Abu Thalib
  8. Ummu Kultsum binti ‘Ali bin Abu Thalib
  1. ‘Ali bin Abul ‘Ash
    ‘Ali bin Abul ‘Ash adalah putra Zainab binti Muhammad Rasulullah SAW dengan Abul ‘Ash bin Rabi’. Ia pernah diboncengkan oleh Rasulullah SAW ketika penaklukan Makkah. ‘Ali meninggal ketika hampir baligh.


  2. Umaamah binti Abul ‘Ash
    Umaamah binti Abul ‘Ash adalah putri Zainab binti Muhammad Rasulullah SAW dengan Abul ‘Ash bin Rabi’. Ketika kecil, Umaamah sering diajak Nabi SAW shalat di masjid, dan beliau pernah shalat dengan menggendong cucu beliau ini. Setelah Fathimah binti Rasulullah SAW wafat, Umaamah dinikahi oleh ‘Ali bin Abu Thalib.


  3. ‘Abdullah bin ‘Utsman bin ‘Affan
    ‘Abdullah bin ‘Utsman bin ‘Affan adalah putra Ruqayyah binti Muhammad Rasulullah SAW dengan ‘Utsman bin ‘Affan. Namun ‘Abdullah meninggal pada usia 6 tahun.


  4. Hasan bin ‘Ali bin Abu Thalib
    Hasan bin ‘Ali bin Abu Thalib adalah putra Fathimah binti Muhammad Rasulullah SAW dengan ‘Ali bin Abu Thalib, lahir pada tahun 3 Hijriyah dan wafat pada tahun 49 Hijriyah.


  5. Husain bin ‘Ali bin Abu Thalib
    Husain bin ‘Ali bin Abu Thalib adalah putra Fathimah binti Muhammad Rasulullah SAW dengan ‘Ali bin Abu Thalib, lahir pada tahun ke 4 Hijriyah dan wafat pada tahun 61 Hijriyah


  6. Muhsin bin ‘Ali bin Abu Thalib
    Muhsin bin ‘Ali bin Abu Thalib adalah putra Fathimah binti Muhammad Rasulullah SAW dengan ‘Ali bin Abu Thalib, namun tidak lama setelah lahir, ia meninggal dunia.


  7. Zainab binti ‘Ali bin Abu Thalib
    Zainab binti ‘Ali bin Abu Thalib adalah putri Fathimah binti Muhammad Rasulullah SAW dengan ‘Ali bin Abu Thalib. Setelah dewasa Zainab binti ‘Ali bin Abu Thalib ini dinikahi oleh ‘Abdullah bin Ja’far bin Abu Thalib.


  8. Ummu Kultsum binti ‘Ali bin Abu Thalib
    Ummu Kultsum binti ‘Ali bin Abu Thalib adalah putri Fathimah binti Muhammad Rasulullah SAW dengan ‘Ali bin Abu Thalib. Setelah dewasa ia dinikahi oleh ‘Umar bin Khaththab. Setelah ‘Umar bin Khaththab wafat, ia dinikahi oleh ‘Aun bin Ja’far. Setelah ‘Aun bin Ja’far wafat, ia dinikahi oleh ‘Abdullah bin Ja’far.

Demikianlah cucu-cucu Rasulullah SAW sebanyak 8 orang. Namun yang
terkenal dalam sejarah Islam hanya dua orang, yaitu Hasan dan Husain.

Para paman Nabi SAW (saudara laki-lakinya ‘Abdullah bin ‘Abdul
Muththalib, ayah Nabi Muhammad SAW)
  1. Al-Haarits
  2. Qutsam
  3. Abu Thalib
  4. Az-Zubair
  5. Abdul Ka’bah
  6. Hamzah
  7. Al-Muqowwam
  8. Al-Mughiirah
  9. Abu Lahab
  10. Al-Ghiidaaq
  11. Dliroor
  12. Al-‘Abbas
Dari paman-paman Nabi SAW di atas yang masuk Islam adalah Hamzah
bin ‘Abdul Muththalib dan ‘Abbas bin ‘Abdul Muththalib.
Para bibi Nabi SAW (saudara perempuan ‘Abdullah bin ‘Abdul
Muththalib, ayah Nabi Muhammad SAW}
  1. Ummu Hakim (Al-Baidloo’)
  2. Barroh
  3. Arwaa
  4. Umaimah
  5. ‘Atikah
  6. Shofiyah
Diantara para bibi Nabi SAW yang masuk Islam adalah Shofiyah (ibunya
Zubair bin ‘Awwam). Ia masuk Islam dan ikut berhijrah. Ia wafat pada masa Khalifah ‘Umar bin Khaththab.
Dari paman dan bibi Nabi SAW di atas yang seayah seibu dengan
‘Abdullah ayah Rasulullah SAW adalah :
  1. Abu Thalib
  2. Az-Zubair
  3. Abdul Ka’bah
  4. Ummu Hakim
  5. Barroh
  6. Arwaa
  7. Umaimah
  8. ‘Atikah
Adapun yang lainnya adalah seayah dengan ‘Abdullah ayah Rasulullah
SAW, namun lain ibu.
Ibu-ibu yang pernah mengasuh Nabi SAW
Ibu-ibu yang pernah merawat dan mengasuh Nabi SAW semasa kecilnya
adalah :
  1. Aminah binti Wahab bin Abdu manaf bin Zuhrah bin Kilaab, ibu beliau SAW.
  2. Tsuwaibah (yang juga ibu susu beliau)
  3. Halimah As-sa’diyah (juga ibu susu beliau)
  4. Syaimaa’ anak perempuan Halimah As-Sa’diyah yang juga merupakan saudara sepesusuan Nabi SAW (ia mengasuhnya bersama ibunya).
  5. Ummu Aiman Barakah Al-Habasyiyah, seorang hamba sahaya yang beliau warisi dari ayah beliau. Ummu Aiman ini yang beliau nikahkan dengan Zaid bin Haritsah, lalu mempunyai anak bernama Usamah bin Zaid.
Ibu susu Nabi SAW
  1. Tsuwaibah, seorang hamba sahaya Abu Lahab yang sudah dimerdekakan. Tetapi ia hanya menyusui beliau dalam beberapa hari saja. Waktu itu Tsuwaibah juga menyusui seorang anak yang bernama ‘Abdullah bin Abdul Asad Al-Makhzumiy (Abu Salamah), disamping menyusui anaknya sendiri yang bernama Masruh.
  2. Halimah As-Sa’diyah, seorang perempuan dari qabilah Bani Sa’ad. Setelah Nabi SAW disusui beberapa hari oleh Tsuwaibah, kemudian beliau disusui oleh Halimah As-Sa’diyah. Pada waktu itu Halimah sedang menyusui anaknya sendiri yang bernama ‘Abdullah (saudaranya Anisah dan Syaimaa’) anaknya Al-Haarits bin ‘Abdul ‘Uzza bin Rifaa’ah As-Sa’diy. Halimah As-Sa’diyah menyusui Nabi SAW hampir dua tahun, disamping itu Halimah As-Sa’diyah juga pernah menyusui Hamzah bin ‘Abdul Muththalib selama satu hari. Disamping itu Halimah As-Sa’diyah juga pernah menyusui Abu Sufyan bin Al-Haarits bin ‘Abdul Muththalib (anak paman Nabi SAW).
Saudara sepesusuan Nabi SAW
  1. ‘Abdullah bin Abdul Asad Al-Makhzumiy
  2. Masruh
  3. Hamzah bin ‘Abdul Muththalib
  4. ‘Abdullah bin Al-Haarits
  5. Anisah binti Al-Haarits
  6. Syaimaa’ binti Al-Haarits
  7. Abu Sufyan bin Al-Haarits bin ‘Abdul Muththalib
Nasab Rasulullah SAW
Di dalam kitab Sairu A’laamin Nubalaa’ oleh Imam Adz-Dzahabiy bagian
Sirah Nabawiyah juz 1, hal. 29 nasab Nabi SAW disebutkan sebagai berikut :



Muhammad Rasulullah, Abul Qasim, penghulu para Rasul dan penutup para Nabi, beliau adalah Muhammad bin ‘Abdullah bin ‘Abdul Muththalib (nama aslinya Syaibah) bin Haasyim (nama aslinya ‘Amr) bin ‘Abdi Manaaf (nama aslinya Mughirah) bin Qushaiy (nama aslinya Zaid) bin Kilaab, bin Murrah, bin Ka’ab, bin Luaiy, bin Ghaalib, bin Fihr, bin Maalik, bin Nadlr, bin Kinaanah, bin Khuzaimah, bin Mudrikah (nama aslinya ‘Aamir) bin Ilyaas, bin Mudlar, bin Nizaar, bin Ma’add bin ‘Adnaan. [Sairu A’laamin Nubalaa’ juz 1, hal. 29, nasab beliau ini sama dengan yang disebutkan oleh Ibnul Qayyim Al-Jauziyah dalam Zaadul Ma’aad juz 1, hal. 71].
Sedangkan ‘Adnaan adalah keturunan Isma’il bin Ibrahim AS, namun tidak diketahui antara ‘Adnaan sampai Nabi Isma’il ini sudah selang berapa
generasi.

Sumber dari berbagai Blog

Semoga Artikel ini bermanfaat, Kritik dan saran saudara/i sangatlah bermanfaat.

Selasa, 06 Maret 2012

Kompulan Download eBook Islam

Download Area | Free Download Ebook Islami

Sabtu, 20 Februari 2010
Al-Qur'an dan Hadist :
01. Al-Qur'an dan Hadist [ Download via: ziddu, Indowebster, 4shared, Mediafire ]
02. Himpunan Hadist Qudsi [ Download via: ziddu, Indowebster, 4shared, Mediafire ]
03. Al-Quran dan Hadits Riyadhus Shalihin [ Download via: ziddu, Indowebster, 4shared, Mediafire ]
04. Hadits Arbain An-Nawawi [ Download via: ziddu, Indowebster, 4shared, Mediafire ]
05. Al-Qur'an Rahasia Angka [ Download via: ziddu, Indowebster, 4shared, Mediafire ]
06. Hisnul Muslim [ Download via: ziddu, Indowebster, 4shared, Mediafire ]
07. Menghafal Al-Qur'an [ Download via: ziddu, Indowebster, 4shared, Mediafire]


Ebook Biografi Rasulullah dan Para Sahabat :
01. Biografi Nabi Muhammad.SAW Oleh Muhammad Husain Haekal [ Download via: ziddu, Indowebster, 4shared, Mediafire ]
02. Biografi Nabi Muhammad.SAW Oleh Maulana Abdul Haque Vidyarthi [ Download via: ziddu, Indowebster, 4shared, Mediafire ]
03. Biografi Abu Bakar.ra [ Download via: ziddu, Indowebster, 4shared, Mediafire ]
04. Biografi Umar Ibn Khattab.ra [ Download via: ziddu, Indowebster, 4shared, Mediafire ]
05. Biografi Utsman bin Affan.ra [ Download via: ziddu, Indowebster, 4shared, Mediafire ]
06. Biografi Ali bin Abi Thalib.ra [ Download via: ziddu, Indowebster, 4shared, Mediafire ]
07. Biografi Dan Karomah Syuhada Jihad Bosnia [ Download via: ziddu, Indowebster, 4shared, Mediafire]


Ebook Kisah-Kisah Islami :
01. Kisah-kisah Islami - Al-Sofwah [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]
02. Kisah 1001 Malam Abunawas [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]
03. Kisah Umar dan Gadis Pemerah Susu [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]
04. Kisah-kisah Tentang Kabah [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]
05. PerjalananMencari Kebenaran Salman Al-Farisi [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]
06. 100 Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]
07. 1001 Kisah Teladan Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]
08. Mengenal Sifat Rasulullah Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]
09. Kisah Para Nabi Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]
10 . wali Allah Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]
11. Cerita Islami Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]


Ebook Seputar Hari Raya Islam :
01. Bekal Menyambut Hari Raya Qurban [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]
02. Hari Raya Idul Fitri Bersama Rasulullah [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]
03. Risalah Ramadhan [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]
04. Bekal-bekal Menyambut Ramadhan [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]
05. Ramadhan Big Sale [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]


Ebook Seputar Shalat :
01. Posisi Imam dan Makmum dalam Shalat Berjamaah [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]
02. Shalat Khusu Itu Mudah [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]
03. Hukum Meninggalkan Shalat [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared,]
04. Kumpulan Do'a [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared]
05. Sifat Wudhu Rosulullah.SAW-1 [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared]
06. Sifat Wudhu Rosulullah.SAW-2 [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared]
07. 33 Faktor yang Membuahkan Shalat Khusu [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared]
08. Risalah Shalat Jum'at [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared]
09. Sifat Sholat Nabi-1 [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared]
10. Sifat Sholat Nabi-2 [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared]
11. Sholat Tahajud dan Witir Rasulullah.SAW [ Download via: ziddu, mediafire, enterupload, 4shared]


Ebook Seputar Rumah Tangga :
01. Cara Yang Baik Berbicara Terhdap Anak-anak [ download ]
02. Adab Tidur dan Bermimpi Ala Rasulullah.saw [ download ]
03. Solusi Bijk Seputar Rumah Tangga [ download ]
04. Nama Anak Putera dan Putri [ download ]
05. Nasihat Memperbaiki Rumah Tangga [ download ]


Ebook Tutorial Belajar Bahasa Arab :
01. Belajar Bahasa Arab [ download ]


Ebook Kitab-Kitab Islam :
01. Tafsir Ibnu Katsir [ download ]
02. Aqidah Seorang Muslim [ download ]
03. Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah [ download ]
04. Prinsip Ilmu Ushul Fiqih [ download ]
05. Yakinlah Allah Dekat Bersama Kita [ download ]


Ebook Yusuf Qardhawi :
01. Kumpulan Buku Yusuf Qardhawi [ download ]


Ebook Harun Yahya :
01. 5 Buku dalam 1 File [ download ]
02. 3 Buku dalam 1 File [ download ]
03. 24 Jam Kehidupan Seorang Muslim [ download ]


Ebook Islami Lainnya :
01. Aurad Muktabah [ download ]
02. 100 Tokoh Yang Bepengaruh di Dunia [ download ]
03. 13 Jalan Menempuh Ilmu Ikhlas [ download ]
04. Agama Haq [ download ]
05. Aku Ingin Bertaubat [ download ]
06. Adab Berpakaian [ download ]
07. Tafsir Mimpi [ download ]


Ebook Dialog Agama :
01. de davinci code [ download ]
02. JIL Sebuah doktrin yang telah usang [ download ]
03. Kenapa Alergi dengan Salafy [ download ]
04. injil didache [ download ]
05. Studi Komprehensif Manhaj Ahlis Sunnah [ download ]


Murattal mp3 Asy-Syudais dan Asy-Syuraim :
01. Murattal mp3 Asy-Syudais dan Asy-Syuraim [ download ]


Daftar E-book / Artikel Islam lainnya diantaranya : Agama Haq, Bimbingan Islam, cerita islami, Dosa-dosa Yang Dianggap Biasa, dan masih buuuaanyak ebook lainnya lagi. silahkan ikuti link berikut : Lanjut....... ]

 Kunjungi Juga Blog : Al Islam  Dan Blog Quran

MULTI POST

Feed Burner Al Islam

Dapatkan Posting Terbaru Darai Kami

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

POST BLOG

Daftar Blog

Software

Search in the Quran

Use the following code to display the Quran Search Box in your website
Search in the Quran
Search:
Download | Free Code
www.SearchTruth.com

Copy Paste Quranflash

Tampilan Quranflash dalam halaman web Anda! Sekarang Anda dapat menampilkan halaman Web Anda Quranflash dalam widged menggunakan kode HTML/Javascript berikut Copy paste kode dibawah ini:

Quran Complex

Copy Paste Quran Flash

Anda juga dapat menampilkan Quranflash sebelumnya dalam halaman web Anda menggunakan kode HTML berikut: Tambah Gadget dan pilih HTML/Javascript, copy paste kode dibawah ini dan letakkan pada gadget tadi

Quran Auto Reciter Free For HP

p align="center"> Bookmark and Share
 
Advertisements
Quran Auto Reciter - FREE
Read the Quran in Arabic, English and Urdu. Listen the Quran from a vast choice of famous reciters. (Ms Windows 98/2000/XP/Vista/7)
www.searchtruth.com

Cheap International Calls
FREE mins! NO FEES. Pinless
Call Instantly. Manage Online
www.MiniCalls.com

Azan Times For Worldwide Prayers For Mobile Phones - FREE
Listen Automatic Azan (Athan) on every prayer time in mobile phone.
www.searchtruth.com

99 Names of Allah for Mobile Phone - FREE
Read, Search and Listen the 99 names of Allah with a reference of each name in Quran.
www.searchtruth.com

Hadith Qudsi For Mobile Phones - FREE
Read the collection of 40 Hadith Qudsi on the Mobile phone.
www.searchtruth.com

Athan Software for Windows (98, 2000, XP, Vista, 7) - FREE
Listen Automatic Athan on every prayer time in your computer now.
www.islamicfinder.org

Dowload Quran Recitation for Mobile Phones - FREE
Listen the Quran recitation in your Mobile Phones.
www.searchtruth.com

Islamic Supplications Dua Prayers For Mobile Phones
Read the Islamic Supplications Dua on the mobile phone.
www.searchtruth.com

ARTIKEL

Google Custom Search

POSTING



GADGET

Visitors

free counters

POST POPULER

Entri Populer

ARSIP

Arsip Blog


MULTI TAB 9

Daftar Blog Saya

LABEL

Label

MULTI TAB 11




 
KEMBALI KEATAS
') }else{document.write('') } }